Orang Hebat
Orang yang hebat adalah orang yang
bisa melewati masa negatifnya dengan positif. Hal yang seperti ini sulit bagi
siapapun. Sehingga hanya orang yang hebat yang bisa berbuat positif. Tentu berbuat
baik dikala dalam kondisi negatif membutuhkan kematangan dalam pribadi
seseorang. Tidak cukup hanya bermodal pintar melainkan juga harus kuat mental. Karena
di saat itu banyak hal yang perlu dilunakkan atau bahkan ditantang untuk sebuah
tujuan yang positif. Sebagai orang yang berjiwa hebat ketika menghadapi
tantangan seperti itu. Ia akan berusaha secepat dan sekuat tenaganya untuk
terus menghadapi dengan cerdas, sabar dan yakin bahwa itu akan segera berakhir.
Namu perlu diingat bahwa bagi orang
yang hebat, ia minim sekali dalam berpikirnya, untuk selalu berpikir negatif. Sehingga
dengan modal itu ia selalu tampil gagah dan yakin bahwa apa yang ia hadapi
adalah sebagian kecil dari hidupnya yang harus dihadapi dengan cerdas dan
sabar. Dan juga sesuai dengan lebelnya sebagai orang yang hebat ia sudah
berbekal pengalaman yang tentunya akan mempermudah untuk mencari cara disetiap
ia menghadapi maslah baru dalam hidupnya. Bahkan bisa disimpulkan bahwa bagi
orang yang hebat, dimanapun dan dalam kondisi apapu ia selalu bersahaja. Artinya
ia tidak mati langkah, dan selalu inovatif dan inspiratif.
Dan kata hebat disini tidak mengenal
level. Entah itu simiskin atau sikaya sama saja. Karena yang membuat ia hebat
bukan karena ia kaya atau tidak melainkan kesiapan mental dan kecerdasannya
yang akan bekerja. Karena jika kita melihat kenyataan hidup, banyak sekali
orang yang kaya namun tidak bisa hebat dan juga sebaliknya. Namun kekayaan
sering kali membawa seseorang menjadi lebih dari pada simiskin khususnya
mengenai penampilan dan gaya hidup. Sehingga jika sudah kaya seolah-olah ia
sudah hebat.
Sering kali kita salah menilai bahwa
orang hebat hanya milik laki-laki. Padahal banyak dari kaum perempuan yang
justru lebih siap dalam melayani dan menghadapi rintangan hidupnya. Kalau sekarang
laki-laki yang dominan untuk selalu tampil meminpin yang merasa sudah hebat,
itu kan hanya luarnya saja, dalamnya belum tentu hebat. Dan hebat bukan hanya milik kiai atau agamawan yang
seakan-akan karena ia dikenal bacaanya bagus pintar baca kitab kuning, selalu
ceramah kemana-mana. Karena banyak dari kiai dan juga ustadz yang sudah selevel
Ustadz jefri. Namun ia selalu terombang ambing mengenai kematangannya dalam
persoalan cara ia hidup hebat.
Siapa sebenarnya orang hebat. Maka jika
penulis boleh komentar. Hebat hanya milik sang penakluk hawa nafsu dalam setiap
detak jantungnya dan ia mengahiri hidupnya dalam kebaikan (khusnul khotimah). Sekian
hehehe, maaf sekedar ngedabrus semoga bermanfaat bagi pembaca.
Posting Komentar